Pengetesan Genset Baru, Lakukan Langkah Ini !!!

Pengetesan Genset Baru

Apabila anda memiliki genset baru anda perlu melakukan pengetesan agar yakin bahwa genset bekerja dengan bik dan benar sehingga suatu saat akan digunakan pada kondisi darurat tidak perlu khawatir akan kerja genset anda. Berikut ini beberapa langkah pengetesan genset baru, sebagai berikut :

1. Check kapasitas semua tingkat komponen genset dalam kondisi baik, seperti bahan bakar penuh, volume oli sesuai dan juga air radiator tida berkurang. Apabila terdapat ada yang kurang atau tidak sesuai volume prosedur, jadi segera tambahkanRunning mesin generator hingga mencapai suhu operasi normal dengan kondisi stasioner terlebih dahulu.

2. Perhatikan dan dengarkan kondisi mesin, komponen yang bergerak didalamnya apakah masih dalam batas normal ataupun ada yang terdengar lain. Cari penyebabnya kemudian catat untuk proses perbaikan, jika mesin masih memungkinkan untuk melanjutkan test, silahkan lanjutkan. Apabila tidak memungkinkan, maka segera matikan dan perbaiki masalah tersebut baru kemudian dilanjutkan lagi.

3. Mulailah penambahan daya atau beban yang akan diuji secara bertahap pada setiap beban daya yang mengalir, ada baiknya memakai instalasi MCB pada genset lebih dari satu untuk mempermudah pembagian beban.

Lakukan mulai dari beban 20% dan naik secara bertahap setelah mesin mencapai titik stasioner atau dalam kondisi stabil. apabila terdapat beban yang lebih berat dari pada yang lain, ada baiknya disambungkan terlebih dahulu untuk mengetahui daya genset pada awal dinyalakan.

4. Periksa setiap output genset menggunakan Ampmeter dan juga Voltmeter. Pastikan nilainya sama dengan yang tertera pada buku petunjuk, tidak lupa untuk mencatatnya sebagai bahan perbandingan selanjutnya pada manual book.

Contoh untuk pengecekan genset pada bagian ini adalah apabila tegangan pada setiap kabel output di posisi netral adalah 117 volt, dan nilai daya pada generator satbil pada posisi10 kilowatt, setiap kabel tadi harus dibebani ½ 10 kilowatt dibagi dengan 117, sama dengan 42 ampere.

Apabila terdapat penurunan tegangan pada salah satu output di bawah 105 volt pada saat beban penuh, maka genset dinyatakan gagal test dan butuh perbaikan lebih lanjut.

5. Perhatikan beban genset tetap stabil selama test. Catat semua yang tidak biasa, dan kemudian segera matikan dengan cara yang benar. Yakni menunggu beban dilepas secara bertahap dan membiarkan genset menyala dalam kondisi bebas beban selama kurang lebih setengah jam. Segera lakukan beberapa perbaikan yang dirasa perlu untuk meminimalkan kerusakan yang mungkin timbul selama test berlangsung.

Selain pengetesan pada kondisi baru anda juga perlu melakukan perawatan genset secara berkala. Untuk meyakinkan sepenuhnya bahwa genset dapat bekerja, serta benar-benar mampu bekerja pada beban tertinggi mungkin diperlukan untuk menangani pada setiap titik kritis dalam waktu.

Anda perlu melakukan test load genset secara berkala. Bila anda tidak memiliki tim yang ahli dan berpengalaman anda dapat menggunakan jasa di https://sewatama.com/id/.

Diterbitkan oleh Ais elkirami

Ais elkirami adalah seorang blogger, penulis dan pemerhati topik: general, lifestyle, kesehatan, tekno, SEO, dan banyak lainnya. Seorang ayah dengan 2 anak menuju proses anak ke 3 | www.elkiram.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *