Aneh! Kafir Dianggap Kata Diskriminasi, Sejak Kapan?

Aneh! Kafir Dianggap Kata Diskriminasi

Kafir berasal dari bahasa arab yang berarti menutup atau menyembunyikan dia akan (lihat: kamus marbawi). Kafir berasal dari kata kafara-yakfuru-kafran-kafirun(isim fa’il) dst. Kafir juga adalah sebuah istilah yang ada didalam kitab suci Al-qur’an, dia menjadi bahasa terminologi untuk menyebutkan orang-orang yang bukan beragama Islam.

Belakangan ini kata atau kalimat kafir ramai diperbincangkan oleh sejumlah orang dari kalangan yang bukan muslim dan yang muslim. Aneh saja justru kata kafir dianggap kata deskriminasi. What? saya kemudian timbul pertanyaan “Sejak kapan?”. Awalnya saya merasa lucu, namun kemudian menjadi miris. Kebodohan apa yang membawa itu hingga jauh sekali melencengnya.

Sebenarnya Anda Paham Tidak Arti Kafir?

Ada sejumlah orang yang ribut dengan istilah kafir, sebelum anda ribut dengan mengatakan bahwa kafir adalah kata diskriminasi ada baiknya tanyakan dulu pada diri anda tentang arti kafir. Kafir adalah bahasa terminologi dalam Islam untuk menyebutkan orang-orang yang berada diluar agama Islam. Saya rasa tidak ada masalah, mungkin setiap agama memiliki istilah termonologi yang berbeda untuk menyebutkan orang-orang yang berada diluar agama tersebut.

Sebenarnya sejak kapan sih kalimat kafir menjadi kata diskriminasi? aneh ajah. Kata itu bukan kata baru bagi kalangan umat Islam. Orang Indonesia yang memang mayoritas beragama Islam tentu mengenal istilah tersebut, bahkan mungkin pernah menyebutkan karena memang terlalu banyak disebutkan dalam Alqur’an.

Apakah anda ingin menuduh kitab Alqur’an sebagai kitab yang diskriminasi?

Berhentilah Menuduh? Pahami dan Jangan Ngawur.

Apakah anda paham bahwa dengan mengatakan kata kafir adalah kalimat diskriminasi berarti anda menuduh kitab suci umat Islam itu diskriminasi. Dalam Islam sendiri kafir itu memiliki banyak penjelasan dan pembagian nya.

Ya! itu karena memang istilah penggunaan kafir cukup beragam. Orang yang tidak mensyukuri nikmat disebut oleh Alqur’an kufur nikmat. Bahkan orang yang diluar dari agama Islam juga dibagi banyak pembagian, seperti: kafir harbi, kafir dzimmi, dll.

Penyebutan Istilah Kafir Tidak Bisa di Hapus Koq Sayang.

Jika diantara kita ada yang terpikir ingin menghapus istilah kata kafir, seharusnya anda menghapus sekalian kitab Alqur’an dari kalangan umat muslim. Mungkinkah? ya tidak mungkinlah. Alqur’an menjadi kitab pedoman umat muslim, disana membahas berbagai macam aturan dan etika dalam kehidupan. Termasuk aturan dan etika berinteraksi dengan orang yang bukan muslim atau kafir.

Bukan kata kafirnya yang harus dihapus melainkan pemahaman keliru dari sebagian saudara-saudara yang bukan muslim atau yang muslim yang harus dibenarkan. Umat muslim juga jangan mau digereng seolah-olah kalimat kafir adalah kalimat yang digunakan untuk cacian dan diskriminasi.

Kalimat kafir itu sudah ada sejak jaman dulu, koq sekarang ribut mempermasalahkan dianggap kalimat diskriminasi. Sebenarnya sejak kapan sih kata kafir menjadi kata diskriminasi?

Kalau menyebutkan orang muslim dengan kafir jelas salah, itu baru fitnah, tuduhan keji, diskriminasi. Karena sama saja mengatakan orang muslim tersebut bukan muslim.

Diterbitkan oleh Ais elkirami

Ais elkirami adalah seorang blogger, penulis dan pemerhati topik: general, lifestyle, kesehatan, tekno, SEO, dan banyak lainnya. Seorang ayah dengan 2 anak menuju proses anak ke 3 | www.elkiram.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *