Penting Sekali, Ibu Hamil Mengkonsumsi Zat Besi

Ibu Hamil Mengkonsumsi Zat Besi

Kondisi tubuh yang sedang menjalani masa kehamilan, sangat penting mendapatkan asupan zat besi. Jika tubuh kekurangan asupan zat besi, maka sangat beresiko terkena anemia. Meskipun anemia umum terjadi bagi ibu hamil, tetapi alangkah baiknya jika bisa dihindari sebisa mungkin. Pentingnya zat besi untuk mencegah anemia pada ibu hamil harus benar-benar diperhatikan, karena sangat berpengaruh pada pertumbuhan janian di dalam kandungan.

Menurut sebagian para ahli mengungkapkan, anemia yang terjadi akibat kekurangan asupan zat besi di dua trimester pertama dapat beresiko dua kali lipat bayi lahir secara prematur, bakah tiga kali lipat resiko berat bayi rendah. Tetapi semua itu masih bisa dicegah dan diobati dengan cara yang tepat.

Biasanya dokter atau bidan selalu memeriksa pada trimester pertama dan ketiga, yaitu untuk dapat memastikan anemia tidak terjadi pada ibu hamil. Jika saja ibu hamil mengalami darah rendah, dokter atau bidan akan memberikan resep suplemen zat besi tambahan berupa vitamin prenatal fortifikasi zat besi selama masa kehamilan berlangsung sampai jumlah darah dalam tubuh terpenuhi.

Kapan Waktu yang Tepat Mengkonsumsi Zat besi, bagi Ibu Hamil?

Yaitu sejak pertama kali konsultasi. Biasanya secara umum, ibu hamil akan dianjurkan untuk mengkonsumsi zat besi sesuai kadar yang dibutuhkan. Melalui suplemen zat besi dengan dosis rendah (30 mg per hari), dokter akan selalu menganjurkannya.

Selama masa kehamilan berlangsung, tubuh memerlukan asupan zat besi setidaknya 27 mg. Setelah melahirkan, yakni pada saat menyusui, zat besi yang dibutuhkan tubuh menurun, yakni hanya 9 mg per hari (usia 19 tahun atau lebih tua). Sedangkan untuk usia 19 ke bawah, ibu hamil memerlukan 10 mg zat besi perhari-nya.

Jenis Makanan Lain yang Mengandung Zat Besi

Jenis Makanan Lain yang Mengandung Zat Besi

Daging merah, adalah salah satu jenis makanan sebagai sumber zat besi yang baik untuk ibu hamil. Hati unggas pun bisa menjadi alternatif lain, karena memiliki sumber zat besi cukup tinggi. Tidak dianjurkan mengkonsumsi hati unggas terlalu banyak dan sering, karena jumlah vitamin A di dalamnya tidak aman untuk ibu yang sedang hamil.

Lebih aman , jika ibu hamil memprioritaskan asupan zat besi dari beberapa jenis sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian.

Untuk mengetahui tips-tips kesehatan seputar kehamilan, Anda bisa simak ulasannya di https://www.guesehat.com/.

Diterbitkan oleh Ais elkirami

Ais elkirami adalah seorang blogger, penulis dan pemerhati topik: general, lifestyle, kesehatan, tekno, SEO, dan banyak lainnya. Seorang ayah dengan 2 anak menuju proses anak ke 3 | www.elkiram.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *