Sholat Tahajud, Pengertian dan Ringkasan Tata Caranya

Tata Cara Sholat Tahajud

Sholat atau shalat secara bahasa adalah doa, sementara secara istilah adalah satu ibadah yang terdiri dari ucapan dan perbuatan, dimulai dengan takbiratul ihram hingga salam. Adapun sholat tahajud sendiri adalah sholat sunnah yang dilakukan pada sepertiga malam yakni menjelang subuh lewat dari tengah malam, dan dilakukan setelah tidur malam.

Sholat tahajud juga dinamakan sholat sunnah malam karena memang dilakukan pada malam hari. Sama dengan sholat sunnah lainnya, hampir tidak ada yang membedakan dengan sholat sunnah biasa, hanya saja waktu pelaksanaan nya. Sebagian ulama mengatakan tanpa diniatkan untuk sholat sunnah tahajud sekalipun tetap akan dihitung menjadi sholat sunnah tahajud, dalam artian kita hanya berniat melakukan sholat sunnah biasa.

Beberapa hal terkait tentang sholat tahajud yang mungkin sering ditanyakan oleh kebanyakan orang diantaranya:

Berapa jumlah rakaat dalam sholat tahajud?

Sholat tahajud bisa dilakukan dengan dari dua rakaaat hingga tidak terbatas sesuai kemampuan, dengan satu kali salam setiap 2 rakaat.

Berapa rakaat nabi sholat tahajud?

Dalam sebuah hadits tentang keterangan sholat malamnya nabi, nabi rutin melakukan sholat malam 11 rakat, dengan witirnya. “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah menambah jumlah raka’at dalam shalat malam di bulan Ramadhan dan tidak pula dalam shalat lainnya lebih dari 11 raka’at.” (HR. Bukhari no. 1147 dan Muslim no. 738)

Apakah ada perbedaan sholat tahajud dengan sholat sunnah lainnya?

Tidak! secara umum sholat tahajud sama saja dengan sholat sunnah lainnya dengan satu kali setiap dua rakaat. Kita bisa melakukan nya dengan jumlah rakaat sesuai kemampuan, entah 2 rakaat, 4 rakaat, 6 rakaat, 8 rakaat di tambah 3 rakaat sholat witir, atau lebih.

Pada dasarnya sholat sunnah tahajud mudah dilakukan karena tidaklah berbeda dengan sholat sunnah lainnya, hanya saja waktu yang membedakan. Banyak orang merasa berat melakukan nya bukan karena dia sulit, namun waktunya yang bertepatan dengan waktu tidurnya orang kebanyakan.

Keutamaan Sholat Tahajud.

Walau sholat tahajud dalam peraktiknya tidaklah berbeda dengan pelaksanaan sholat sunnah lainnya, namun sholat tahajud memiliki banyak keutamaan dibandingkan dengan sholat lainnya.

Satu-satunya sholat sunnah yang terdapat perintah langsung dalam Al-qur’an.

“Dan pada sebagian malam hari bertahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; Mudah-mudahan Tuhanmu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.” (QS. Al Israa’: 79)

Sholat tahajud hukumnya sunnat muakkad atau suatu perkara yang sangat ditekankan, walau tidak sampai pada hukum wajib namun nabi SAW tidak pernah meninggalkan nya. Bahkan sholat tahajud menjadi pembeda antara orang sholeh dan orang biasa.

Karena begitu utamanya sholat tahajud hingga nabi SAW, sahabat, dan orang-orang sholeh tidak pernah meninggalkan nya. Jika kita ingin mengukur tingkat keimanan seseorang, bisa kita lihat bagaimana sholat malamnya (sholat tahajudnya).

Tata Cara Sholat Tahajud.

Time needed: 3 minutes.

Secara umum sholat sunnah tahajud bisa kita lakukan sebagaimana sholat pada umumnya, dibutuhkan sekitar 2-5 menit. diantaranya sebagai berikut:

  1. Menghadap Kiblat.

    Syarat sah dalam sholat salah satunya adalah menghadap kiblat, maka begitunya juga dengan sholat tahajud.

  2. Takbiratul Ihram Beserta Niat.

    Takbiratul ihram akan menjadi penanda dimulainya sholat, pada saat inilah kita akan meletakkan niat menunaikan sholat sunnah tahajud.

  3. Membaca doa iftitah.

    Disebut dengan doa iftitah karena memang dibaca saat pemulaan sholat, ada banyak versi dalam doa iftitah namun sama saja. Terserah anda menggunakan yang mana, atau anda bisa langsung membaca surah Alfatihah.

  4. Membaca surah Alfatihah

    Surah Al-Fatihah adalah surah pertama dalam al-Qur’an. Surah ini diturunkan di Mekah dan terdiri dari 7 ayat. Al-Fatihah merupakan surah yang pertama-tama diturunkan dengan lengkap di antara surah-surah yang ada dalam Al-Qur’an. 

  5. Membaca surah pendek lainnya.

    Tidak ada ketentuan surah yang harus anda baca, anda bisa membaca surah pendek yang anda hafal dengan baik dan benar.

  6. Ruku.

    Sama halnya dengan sholat lainnya, ruku adalah bagian rukun sholat yang harus anda kerjakan. Anda bisa membaca bacaan ruku yakni: SUBHAANA RABBIYAL ‘ADZIIMI WA BIHAMDIH 3 kali.

  7. I’tidal.

    Setelah ruku anda berdiri tegak kembali sambil mengucap “Sami’ Allahu liman hamidah” dilanjutkan dengan membaca bacaan i’tidal. Yakni: RABBANAA WA LAKAL HAMDU.

  8. Sujud pertama

    Sujud yang pertama setelah i’tidal kemudian membaca bacaan sujud, yakni: Subhana rabiyal a’la wa bihamdih 3 kali.

  9. Duduk antara dua sujud.

    Duduk antara dua sujud setelah sujud yang pertama dengan posisi duduk iftirasy, yaitu dengan membentangkan punggung kaki kiri di lantai, dan mendudukinya.

  10. Sujud kedua.

    Sama halnya dengan sujud yang pertama.

  11. Bangkit menuju rakaat kedua.

    Setelah sujud yang kedua pada rakaat pertama maka kita bisa bangkit berdiri untuk melanjutkan rakaat ke dua.

  12. Melakukan apa yang dilakukan pada rakaat pertama.

    Pada rakaat kedua tidaklah berbeda dengan rakaat pertama, hanya saja tidak harus membaca doa iftitah lagi. Kita langsung membaca surah Alfatihah setelah bangkit.

  13. Tahiyat akhir dan Salam.

    Salam dilakukan setelah sujud kedua dan dilanjutkan dengan melakukan duduk tahiyat akhir beserta bacaan nya.

Setelah kita salam maka selesai sudah sholat tahajud kita. Kita bisa memulainya kembali jika ingin menambahkan sholat tahajud tersebut. Lakukan sama seperti sholat tahajud sebelumnya, yakni 2 rakaat dengan satu kali salam.

Diterbitkan oleh Ais elkirami

Ais elkirami adalah seorang blogger, penulis dan pemerhati topik: general, lifestyle, kesehatan, tekno, SEO, dan banyak lainnya. Seorang ayah dengan 2 anak menuju proses anak ke 3 | www.elkiram.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *