Tips Jualan Menggunakan Sosmed, Pelan Tapi Pasti

Tips menarik untuk kita simak, bagaimana caranya mendapatkan lebih banyak pelanggan di lapak kita.

Persaingan usaha dan bisnis di dunia maya kalau kita mau jujur berkomentar, mungkin kita akan berkata susah dan lumayan ketat. Faktanya memang begitu sih!! Kalau kita amati dengan seksama, berjualan via sosmed bukanlah hal mudah. Setidaknya ada banyak faktor yang harus kita perhatikan agar mendapatkan hasil yang memuaskan.

Saya tidak ingin menggurui anda, jika anda menemukan ada benarnya dalam tulisan singkat ini maka lakukan lah dengan senang hati.

  1. Membangun branding personal. Dengan branding personal yang lumayan kuat pada dasarnya anda akan lebih mudah menawarkan apa saja kepada follower anda, teman dumay anda, dan kenalan anda di dunia maya. Sayangnya tidak semua orang memilikinya, karena itulah sebuah branding personal harus anda bangun.
  2. Menciptakan kepercayaan calon pelanggan anda. Sama halnya dengan membangun branding anda, menciptakan sebuah kepercayaan juga membutuhkan sebuah usaha. Namun jerih payah anda akan sepadan dengan hasil yang akan anda dapatkan.
  3. Mendapatkan feedback yang baik dari mereka yang pernah membeli produk anda. Tentu ini bisa anda dapatkan dengan hanya bermodalkan katanya, anda harus berusaha mendapatkan nya dengan cara yang terbaik untuk mendapatkan nya.

Ketiga hal di atas adalah bagian dasar untuk sukses dalam menjalankan usaha-usaha anda. Ada banyak trik yang bisa anda lakukan. Namun, jangan lakukan setengah hati jika ingin mendapatkan nya. Lakukan dengan cara bertahan dan konsisten setiap tahapan nya.

Membangun Branding.

Tips Jualan Menggunakan SosmedBranding personal bukan sesuatu yang datangnya jatuh dari langit. Ada yang harus anda lakukan, karena biasanya ini adalah efek domino dari sebab akibat. Jika anda serius berbisnis, maka anda harus membangun sebuah branding nyata bukan abstrak. Akun sosial media yang di buat abstrak biasanya akan susah membangun branding.

Jika akun sosial media anda adalah akun pribadi, maka perjelaslah data dan profil anda. Lakukan itu secara bertahap dan konsisten. Perkenalkan diri anda dan produk-produk anda secara konsisten sehingga orang-orang benar mengenal anda dan mengingatnya. Jangan kecewa hanya karena anda belum mendapatkan tanggapan dari kenalan anda, atau follower anda.

Anda tidak harus menawarkan dan menjajakan produk anda, yang harus anda lakukan adalah dengan menunjuk-kan diri anda dan semua produk yang di miliki agar orang tahu. Lakukan itu secara berulang-ulang agar mereka ingat branding dan produk yang anda pasarkan.

Jika akun anda adalah akun perusahaan, anda bisa memanfaatkan iklan agar menayangkan profil perusahaan yang anda punya. Dengan tujuan sama, orang mengenal anda dan mengingatnya. Karena itulah inti kita membangun sebuah branding personal. Bukan untuk menawarkan, membuat mereka suka, namun untuk membuat orang lain mengenal kita dan mengingatnya.

Random Post
1 of 7

Menciptakan Kepercayaan Calon Pelanggan.

Bagian menarik yang akan menjadi tantangan anda yang ingin menjalankan usaha atau bisnis via medsos adalah menciptakan sebuah kepercayaan. Kepercayaan publik akan branding yang sudah sejak awal anda bangun harus di awali dengan pelayanan yang baik, keterbukaan bisa saja menjadi bagian alternatif menciptakan kepercayaan tersebut.

Biasanya kepercayaan akan tercipta seiring dengan menguatnya branding yang anda bangun. Mungkin ini efek dari terbangun nya branding anda.

Ada banyak faktor yang menciptakan sebuah kepercayaan, sebagian nya memang berawal dari informasi keterbukaan. Jelas profil anda, jelas bisnis usaha anda, dan validnya semua data-data usaha anda juga bagian strategi menciptakan kepercayaan publik yang akan menjadi konsumen produk-produk anda.

Orang cendrung tidak akan membeli sebuah produk yang abstrak, tidak jelas, dan abu-abu. Bukan hanya soal produknya, namun juga anda sebagai penjual juga akan di nilai oleh calon konsumen anda. Termasuk yang mampu menciptakan kepercayaan adalah feedback yang baik dari mereka yang pernah menjadi pelanggan anda.

Mendapatkan Feedback Yang Baik.

Tentu saja orang tidak akan memberikan feedback yang baik jika misalkan produk anda jelek, tidak sesuai dengan narasi anda saat menawarkan, ada hal yang di tutupi sejak awal, dll. Orang juga malas memberikan feedback yang baik jika pelayanan anda buruk.

Karena itu..

Lakukan pelayanan terbaik, perbaiki kualitas barang dan produk anda, lakukan dengan jujur selama melakukan transaksi tawar menawar. Sekali saja anda mendapatkan feedback jelek maka susah buat anda untuk bangkit.

Minta kepada mereka yang pernah membeli produk anda feedback yang positif. Testemoni mereka akan sangat membantu anda membangun branding personal dan menciptakan sebuah kepercayaan. Intinya jangan khianati konsumen anda hanya karena berharap mendapatkan untung yang banyak. Lakukan dengan pertimbangan jangka panjang usaha anda.

Leave A Reply

Your email address will not be published.