Menemukan Tujuan, Jalan, Dan Motivasi Kita Sendiri Dalam Ngeblog

Motivasi Blog

Selalu saja ada cerita di balik jatuh bangunnya seorang blogger dalam membangun halaman weblog mereka. Dari soal biaya operasional hingga problem menghadirkan konten-konten menarik untuk pembaca-pembacanya. Bukanlah hal mudah mewujudkan sebuah cita-cita menjadikan halaman blog kita layak untuk disebut blog yang berhasil. Tentu saja membutuhkan perjuangan keras dari yang ampunya blog.

Karena itu kayaknya penting buat kami dan juga siapa saja yang memang ingin mengelola sebuah halaman blog agar memetakan misi dan visi blognya. Karena ini akan menjadi sebuah motivasi agar kita tidak terperangkap kepada kejenuhan dikemudian harinya.

Sebelumya ada baiknya kita ketahui terlebih dahulu apa dan bagaimana hal-hal yang bisa saja terjadi kepada seorang blogger dikemudian hari:

1.Biasanya seorang blogger akan menemukan sebuah titik jenuh kala mana tujuan dari ngeblog tidak tercapai dalam tempo dekat.
2.Akan ada kesulitan mengembangkan blognya, jika misalkan sejak awal memang tidak memiliki konsep yang jelas.
3.Akan mudah berubah motivasi kala mana dia mulai mengenal tentang blog dari orang lain.

Lalu bagaimana kita harus menanggapinya? Semoga ulasan singkat saya bisa menjadikan ini sebgai motivasi anda, dan mengingatkan kita semua.

Pertama kita harus membangun sebuah konsep berpikir yang jelas, bagaimana dan mau di bawa kemana blog kita. Dengan konsep itu harapan nya kita akan menemukan jalan kita sendiri dalam mengembangkan sebuah blog. Jalan yang lurus biasanya akan mengantarkan kita kepada titik tujuan kita. Ini akan terlihat lebih baik dari pada kita berada pada posisi ketidak pastian jalan mana yang harus kita ambil.

Contoh kasarnya adalah: jika misalkan kita menghendaki sebuah blog yang memberikan penghasilan untuk kantung kita. Maka yakinlah dengan pilihan tersebut, sehingga kita bisa fokus menemukan dan mempelajari apa saja yang kita butuhkan. Kita tidak harus terpengaruh dengan pendapat orang lain. Karena mungkin saja setiap blog itu memiliki jalan pemikiran dan tujuannya masing-masing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *