Memindahkan Blog WordPress Dari Lokalhost Ke Hosting Online

Ini hanyalah cara sederhana bagaimana kita akan memindah sebuah blog yang awalnya di lokalhost komputer ke hosting online.

Ada yang bertanya kepada saya tentang bagaimana cara  memindah blog WP lokalhost ke hosting online. Ya sudah kita bahas saja dengan cara sederhana, namun masih bisa di pahami oleh banyak kalangan. Semoga saja bisa memandu para pemula dalam memindah halaman wp nya dari satu hosting ke hosting lainnya, karena cara ini juga yang saya lakukan saat saya memindah blog dari satu hosting ke layanan hosting lainnya.

Kita anggap bahwa agan sudah memiliki hosting aktif yang bisa diakses, entah itu shared hosting atau lainnya.

Sebenarnya hosting, eh maksud ane wordpress atau memindah wordpress dari satu layanan hosting atau host lokal di komputer kita ke hosting yang lainnya cukup mudah. Karena yang akan kita pindah ada dua jenis file, file wordpress itu sendiri dan file database. Kedua nya akan kita pindah secara manual, walau ada cara lainnya yang ane sendiri belum ketahui.

Disini kita hanya membahas apa yang saya tahu berdasarkan pengalaman.

WordPress memiliki sejumlah file dan folder yang bisa kita pindahkan dengan mudah. Dengan sistem download & upload, atau ekspor & impor. Pada gambar bisa kita lihat file apa saja, atau kalian bisa download file wordpress yang belum terinstall karena secara struktur sama saja, hanya saja belum ada tambahan file lainnya dan config file yang mengarah kepada satu database.

Namun jika kita memindahkan halaman blog yang sudah di install dengan desain & pengaturan yang sudah jadi, maka file nya bisa menggunakan file yang sudah jadi tersebut agar tidak terlalu banyak pengaturan ulang & penambahan file di sana-sini.

Inilah cara sederhana memindah blog wordpress.

Backup semua file wordpress beserta semua folder yang ada di wordpress awal, dari folder wp-admin, wp-content, wp-includes, dan sejumlah file lainnya termasuk file wp-config.php.

Upload semua file ke layanan hosting yang kita miliki, untuk mempermudah upload otomatis bisa menggunakan software filezilla atau dengan cara mengkompress menjadi file.zip yang kemudian akan di extrack di hosting, namun cara kedua akan cukup sulit karena kemungkinan jumlah MB file yang lumayan banyak, apalagi jika sudah di install biasanya akan ada file tambahan di folder wp-content seperti gambar yang pernah kita masukkan ke dalam posting.

Cara mudahnya sih dengan memanfaatkan software filezilla, sehingga file bisa di upload langsung ke layanan hosting dari komputer kita secara otomatis. Kita bisa melakukan aktivitas lainnya sementara file di upload, seperti membuat database dan user database.

Bagaimana cara menggunakan filezilla bisa kalian baca dihalaman lainnya yang saya lampir kan di blog ini juga.

Jadi kita lewatkan dahulu cara upload file wordpress ke hosting menggunakan filezilla, namun kita luncat ke tahapan selanjutnya karena kita anggap semua file sudah berhasil di upload.

Oh iya ada yang kelewat, nanti di tanya lagi. Kemana atau ke folder mana kita upload file WordPress?. Itu tergantung kemana kita mau memang blog WP kita. Jika misalkan kita ingin menginstall ke domain utama seperti domainkamu.com maka bisa di folder utama publikhtml yang ada di hosting atau cpanel. Atau jika kita ingin memasang ke subdomain www.domainkamu.com maka bisa di upload ke folder www.

Jelas yah? Jika masih ada pertanyaan bisa tanyakan melalui menu kolom komentar yang kami sediakan pada post blog ini atau melalui media sosial saya.

Jika sudah, maka kita bahas ke tahapan selanjutnya. Tahapan selanjutnya dengan membuat database, user database, dan memasukkan kolom database tersebut dengan file sql yang sudah ada di lokal host komputer kita. Namun bahasa yang akan kita gunakan bukan upload dan download, namun import dan eksport.

Cara import & eksport file sql.

Anda tahu kan dimana menemukan file database lokal anda berada, jika sudah baca tulisan saya “Membuat Website Di Server Lokal” sebelumnya tentu sudah tahu pasti karena untuk membuat blog WP lokal anda harus membuat database lokal juga agar blog WP bisa berjalan di komputer anda.

Pada folder kolom nama database anda bisa anda open lebih dahulu. Kemudian perhatikan di pojok atas, ada menu import & eksport bukan? Nah !! yang anda lakukan adalah harus mengeksport agar nanti bisa anda import ke database baru yang sudah anda buat di hosting online.

Yang anda harus lakukan ada mengeksport dan mengimport nya ke phpMyAdmin yang ada di hosting anda. Jadi sederhana saja, hanya mungkin anda belum pernah mencoba membuka menu-menu yang ada sehingga akan di anggap susah.

Cara import & eksport file sql.

Perhatikan gambar yang saya kasih lingkaran merah adalah menu eksport & import, sementara yang saya lingkaran biru adalah menu dan pengaturan yang bisa anda atur atau biarkan secara defaul saja. Menu ini sama saja antara yang di localhost maupun di hosting online.

Cara melakukan pengaturan file wp-config.php dan merubah pengaturan database.

Apakah setelah file WP dan database sudah berhasil di upload dan di import pekerjaan kita sudah selesai? Jawaban nya belum, karena kita akan menemukan ke tidak koneksian keduanya, makanya harus di ubah sedikit berdasarkan kebutuhan.

Ada dua file yang harus kita atur ulang, pertama mengedit file wp-config.php yang berada di file WP, kedua melakukan perubahan di database, tepatnya di kolom wp_options.

Edit file wp-config.php.

Buka file wp-config yang ada di folder utama, sejejer dengan folder wp-admin & wp-content. Cari saja pasti bakal ketemu nama file wp-config.php, biasanya beriringan dengan file wp-config-sample.php. Buka & edit saja file wp-config.php tersebut. Isi dari file kemungkinan akan berbeda, tergntung bagaimana pengaturan awal di lokalhost, namun jangan khawatir karena hanya sedikit yang anda ubah.

Yang harus anda ubah di file wp-config.php adalah pada bagian nama database, user database, dan pasword database. Anda harus merubah sesuai dengan nama database, user database, dan pasword database baru yang di buat di hosting anda.

Cari pengaturan kode seperti ini ;


// ** MySQL settings – You can get this info from your web host ** //
/** The name of the database for WordPress */
define(‘DB_NAME’, ‘*****’);
/** MySQL database username */
define(‘DB_USER’, ‘***’);
/** MySQL database password */
define(‘DB_PASSWORD’, ‘*********’);
/** MySQL hostname */
define(‘DB_HOST’, ‘localhost’);
Semua tanda (******) adalah kode yang harus anda ubah dengan menyesuaikan database yang anda buat.

Ubah pengaturan url di database.

Anda juga harus merubah url di database. Buka saja phpMyAdmin di hosting, dan buka kolom wp-options.

Memindahkan Blog WordPress

Pada kolom paling atas ada menu seperti gambar di atas, dan perhatikan bundaran yang saya kasih warna merah. Bisa anda lihat bukan? url yang awalnya http://localhost/folder. nah url itulah yang harus anda rubah menjadi url domain dimana anda memasang blog WP.

Jika sudah, maka harusnya blog anda sudah bisa di akses menggunakan browser anda. Caranya dengan mengetik nama domain anda yang terpasang blog WP.

Leave A Reply

Your email address will not be published.