Tips Sederhana Memilih Shared Hosting Murah dan Terbaik

Belajar memilih layanan hosting yang akan kita gunakan. Bagaimana mengenali hosting yang mana yang akan kita gunakan.

Ais elkirami,- Memilih hosting di era dengan persaingan seperti sekarang ini mungkin sedikit membingungkan juga. Berdasarkan pengalaman pribadi memang seperti itu, makanya terkadang terpaksa kita harus gunta ganti layanan hosting kalau misalkan layanan hosting kita gunakan tidak sesuai dengan harapan kita sebagai pengguna jasa layanan.

Oke!! Kita santai saja ya kawan, sambil menikmati kopi manis mungkin dengan harapan ini akan sedikit bermanfaat buat kita.

Pertama kita kenali dulu kebutuhan kita tentang spesifikasi hosting yang layak untuk digunakan. Secara umum penyedia’an layanan hosting yang ada kebanyakan memang sudah memenuhi standar layak dari segi keamanan dan kegunaan. Mungkin karena efek dari persaingan sehingga penyedia layanan hosting saling berlomba dengan kualitas yang mereka sediakan. Alhamdulillah ada baik nya juga adanya persaingan, dengan begitu sedikit banyak berpengaruh juga dengan kita pengguna jasa layanan.

Penggunaan hosting pada dasarnya menyesuaikan dengan kebutuhan kita. Ya nggak papa kalau misalkan spesifikasi hostingnya melebihi, namun biasanya semakin besar hosting biaya yang akan kita keluarkan juga akan semakin mahal. Kalau ternyata hosting yang besar tidak kita gunakan maka yang ada sebenarnya kita sedang membuang-buang uang kita yang masih bisa kita simpan atau gunakan untuk kepentingan lainnya.

Beberapa Hal Penting Yang Harus Kita Perhatikan.

Sebelum kita memilih layanan hosting ada baiknya kita kenali terlebih dahulu fitur penting layanan hosting untuk menyesuaikan dengan kebutuhan kita. Di antara nya:

1.Kapasitas data penyimpanan atau penggunaan ruang disk.

Berapa kapasitas penyimpanan data yang ditawarkan oleh layanan hosting. 1gb 2gb atau puluhan. Saat kita menjalankan sebuah situs atau blog tentu kita akan menggunakan penyimpanan data, penyimpanan data tentu harus menyesuaikan dengan kebutuhan kita.

Penggunaan data di mulai dari data yang kita gunakan saat melakukan installasi script website atau blog. Biasanya rata-rata menggunakan kapasitas data hingga 50mb, tentu saja kita harus menggunakan kapasitas yang melebihi dari kebutuhan tersebut. Ini belum kalau kita memasukan sejumlah data lainnya, misalkan menambahkan gambar, dll. Tentu saja penggunaan data akan semakin membengkak. Kalau untuk bikin blog tentu saja semakin hari akan semakin membengkak, misalkan saja setiap kali kita menambahkan posting tentu saja kita juga akan menambahkan sejumlah gambar atau lainnya. Semakin hari dengan semakin bertambahnya postingan dan data lainnya, maka kapasitas data yang kita butuhkan juga akan semakin membengkak.

Untuk itulah pertimbangkan terlebih dahulu berapa kira-kira kapasitas yang akan kita butuhkan. Untuk sebuah blog saran saya bisa menggunakan hosting dengan kapasitas minimal 1gb untuk jaga-jaga. Kemudian bisa di upgrade jika sudah semakin membengkak. Ini sudah sangat lunggar untuk halaman blog personal dengan hosting mencapai 100-500 postingan dan gambar-gambar pendukung, plus tambahan plugin yang akan kita install.

2.Transfer Bandwidth Bulanan.

Ini penting ya? Ya!! Ini salah satu fitur yang juga harus kita perhatikan. Kenapa karena maksudnya adalah berapa kapasitas data transfer bulanan kita. Biasanya kalau dibatasi dan penggunaan data kita setiap bulan nya melebihi maka hosting atau situs kita tidak bisa di akses sampai hosting kita di restart ulang.

Sebenarnya ini maksudnya bagaimana sih?

Random Post
1 of 2

Maksudnya ini adalah jumlah data yang disediakan oleh pihak penyedia layanan. Jadi setiap kali situs kita di akses oleh orang lain, misalkan blog kita di akses oleh orang atau kita sendiri maka data bandwisth akan berjalan untuk mengukurnya.

Analoginya seperti ini biar mudah dipahami. Setiap postingan kita biasanya memiliki ukuran misalkan gambar 50kb sementara data lain 10kb, maka setiap kali orang mengakses postingan tersebut maka bandwidth hosting kita sudah mengeluarkan data 60kb. Jika seandainya dalam sehari ada 1000 kali situs kita di kunjungi dengan rata-rata sekali kunjungan menghabiskan data 60kb maka dalam sehari kita akan menghabiskan sekitar 60.000kb atau 60mb data bandwidth dalam sehari. Jika dikalikan sebulan atau 30 hari maka sekitar 60×30=1.800mb atau 1,8gb dalam sebulan.

Karena itu menjadi penting kita perhatikan saat kita memilih hosting yang akan kita gunakan, apakah berbatas atau unlimited? Jika unlimited maka artinya tidak berbatas. Berarti tidak masalah, jika berbatas maka kita hitung berdasarkan perkiraan kira mencukupi atau tidak?. Jangan sampai situs atau blog kita down sebelum sampai bulan berikutnya karena penggunaan bandwidth bulanan yang melebihi kapasitas.

3.Kapasitas penggunaan lainnya.

Ada beberapa fitur lainnya yang juga harus kalian perhatian, di antaranya:

  • CPU Usage – Merupakan tingkat ukuran website anda membebani prosesor server hosting anda, biasanya setiap paket hosting sudah dibatasi tingkat penggunaannya.
  • Virtual Memory Usage – Jatah memori virtual pada hosting anda, semakin besar semakin baik.
  • Physical Memory Usage – Berapa besar memori asli (RAM) yang diberikan di hosting yang anda gunakan, semakin besar tentu semakin baik.
  • Entry Processes – Berapa proses yang bisa dikerjakan berbarengan, nilainya semakin banyak semakin baik.
  • I/O Usage – Kecepatan baca dan tulis ke disk, 1024 KB cukup dan 2048 KB baik tapi semakin tinggi akan sangat membantu.

Ini juga penting kita perhatikan. Lihat misalkan berapa kapasitas entry prosecesses atau proses yang dikerjakan secara bersamaan. Kalau blog sudah semakin banyak pengunjungnya sangat memungkinkan jika dalam waktu bersamaan bisa mencapai 100 lebih pengunjung. Yang artinya kita membutuhkan jatah entry processes lebih 100. Kalau halaman blog kita semakin besar, semakin banyak pengunjung blog yang mengakses dalam waktu bersamaan maka menggunakan hosting yang menawarkan entry processes yang lebih besar menjadi kebutuhan. Begitu juga dengan virtual memory usage, jadi bukan melulu soal kapasitas penyimpanan atau kapasitas proses penggunaan secara bersamaan.

Karena alasan itulah banyak kalangan blogger atau pengelola situs yang kemudian semakin hari semakin meningkatkan hostingnya untuk menyesuaikan kebutuhan, karena biasanya semakin hari akan semakin membesar kebutuhan hosting mereka untuk menupang situs atau blognya. Tidak jarang yang awalnya menggunakan layanan hosting shared hosting kemudian memilih vps atau lebih detected server hingga membuat sendiri jaringan hosting.

Pertimbangkan Juga Pelayanan Dari Penyedia Hosting.

Selain beberapa hal penting tentang teknis hosting, kita juga harus mempertimbangkan bagaimana pihak penyedia jasa melayani kita sebagai pelanggang. Apakah bersahabat dalam artian sigap atas setiap permasalahan yang kita hadapi atau justru sebaliknya. Walau ini bukan soal teknis menjalankan hosting, namun sedikit banyak akan mempermudah kita jika misalkan ada kendala di suatu hari nanti.

Lokasi Server Dan Kecepatan Jaringan.

Penting? Bisa jadi, karena memang menyesuaikan dengan kebutuhan. Ini lebih kepada teknis mengoptimasi situs atau blog. Lokasi server dan kecepatan jaringan lebih kepada untuk menyajikan yang terbaik untuk pengunjung, secara teknis mungkin tidak mengapa namun lamban nya halaman situs atau blog juga dipengaruhi dimana lokasi server dan berapa kecepatan nya. Kalau cepat tentu pengunjung senang, tapi kalau lamban ya bisa saja membuat pengunjung kecewa hingga menutup tab browser mereka. Andalah yang menjadi pihak yang paling dirugikan jika menggunakan hosting yang tidak sesuai dengan kebutuhan tersebut.

Memilih hosting terbaik dengan harga murah rada susah juga sebenarnya, kalau hanya murah banyak. Tapi! Murah berkualitas kayaknya susah, tentu penyedia layanan akan berprinsip ada harga ada kualitas. Kalau pengen kualitas terbaik mungkin sekalian menggunakan vps saja minimal. Benar nggak? Hehe.

Leave A Reply

Your email address will not be published.