Informasi Tentang Konsep Property Syariah Biar Kita Paham

Konsep Property Syariah

Mungkin saudara sering mendengar belakangan ini tentang property syariah? Ya memang karena belakangan property syariah mulai banyak diminati juga banyak kalangan, khususnya umat muslim tentunya. Mendengar kata syariah saja kita akan paham bahwa ini property ada nuansa agamanya deh!. Tidak salah, karena konsep property syariah memang dibuat untuk mengakomodir yang berlandaskan syariah, entah itu jual belinya yang harus jelas akadnya maupun sistem pembayaran kalau misalkan kita mau membelinya.

Kebetulan beberapa waktu yang lalu saya ikut bergabung dalam sebuah usaha pemasaran property berbasis syariah, mungkin karena fashion saya memang berlatar belakang pendidikan agama makanya tertarik gabung. Belum lama sih, namun banyaklah saya mendapatkan pembelajaran dalam kehidupan realnya. Jadi bukan hanya teori namun juga realnya bagaimana?.

Kesempatan ini saya ingin mencatat beberapa konsep property syariah yang saya pelajari, diantaranya ada 5 poin penting yang harus kita lihat. Jadi bukan tergiur karena namanya ada memuat syariah terus langsung kita katakan halalan taybah.

1.Property Syariah Tidak Melalui Bank.

Kalau yang namanya property syariah maka biasanya jika kita membelinya langsung ke developer. Kita akan membeli property ke developer, tanpa melalui bank. Kalau melalui bank maka kemungkinan besarnya lebih kepada pendanaan syariah jika misalkan bank tersebut menerapkan sistem syariah. Jadi property syariah dan property via bank syariah.

2.Tanpa Bunga.

Ini akan menjadi hal yang nampak terlihat tajam ya? Bunga sama dengan riba, jadi kalau property syariah jelas enggak makai ini. Kalau masih ada bunga, emmm jangan deh. Riba itu berat loh!! makan riba itu kayak menentang tuhan ajah. Orang beli property syariah buat dapat keberkahan bukan nya malah ngeriba.

3.Tanpa Denda.

Yang membedakan anatara properti syariah dan konvensional sebagian nya adalah, di property syariah tidak mengenal denda. Saat kita beli property biasanya jelas akadnya, mau cash atau cash bertahap dengan berapa kali bayar atau kredit. Kalau cash jelas ya enggak ada dendanya, tapi yang cash bertahap dan kredit juga nggak ada denda. Cash bertahap itu akadnya full berapa harganya, hanya saja kita ngutang yang bayarnya kita cicil. Dalam konsep syariah orang ngutang yang ngutangin itu nggak boleh ambil keuntungan, entah itu bentuknya bunga atau bahkan uang denda.

4.Tanpa Sita.

Property yang kita beli secara cash maupun cash bertahap itu adalah milik kita 100%, walaupun bayaran nya belum lunas alias ngutang. Makanya developer nggak bisa main sita ajah, kalau main sita berarti si developer ngambil rumah orang atau maling. Jika pun si pembeli sudah tidak sanggup membayar lagi, maka itu bisa dibicarakan dengan developer semisal property nya dijual yang hasilnya buat bayarin hutang, dan sisanya ya milik si pemilik property.

5.Akad Jelas.

Ciri utama property syariah maupun pendanaan syariah harus jelas akadnya. Syarat jual beli kan kodo ada akadnya. Bisa itu akad pesan bangun, dll. Dalam akad juga harus jelas berapa harganya, dan bagaimana pembayaran nya. Tidak ada yang disembunyikan.

5 konsep property syariah itu harus kita pahami, jadi bukan asal beli ajah. Jangan sampai namanya saja yang syariah tapi ujungnya ngutang di bank makai bunga ribawi lagi, kalau telat bayar main denda, nggak bisa bayar lagi main sita, akadnya juga nggak jelas. Salah-salah bukan nya malah untung punya rumah, yang ada malah rumah yang udah lama kita cicil hilang raip disita bank.

Property semisal rumah atau lainnya ya benda mati ya? Nggak terikat syariah atau tidaknya. Yang menentukan itu kita belinya bagaimana? Sistem halal atau tidak? Digunakan nya buat apa?. Belinya tanpa bunga, dll tapi gunanya buat maksiat misalkan, ya! Enggak bisa dikatakan property syariah juga dong.

Beli Property Pakai Hutang! Boleh Tapi Jangan Riba.

Beli Property Pakai Hutang
Riba itu hal yang diharamkan tapi kayak nagih loh! Itu kata mereka yang udah pernah terlilit hutang riba. Hutang, bayar susah payah, pas udah lunas entah kenapa hutang lagi. Bahkan untuk keluar dari hutang riba ajah susah, perlu kemantapan hati yang tulus dan keyakinan yang kuat. Syaitan akan selalu berusaha menyeret kita kepada hutang riba. Hutang riba udah kaya obat terlarang, menyebabkan kita ketergantungan.

Mungkin itulah kenapa banyak orang yang asetnya udah banyak, rumah gede, mobil ada, dll tapi masih menyisakan hutang disejumlah tempat peminjaman uang dengan sistem bunga. Entah alasan karena modal usaha, dll. Tapi intinya ngutang ajah mau nya, walau dalam logika kita yang merasa berat berhutang harusnya orang seperti dia sudah memiliki kebebasan finansial tanpa utang karena mapan nya.

Pengen Investasi Dengan Konsep Property Syariah.

Investasi Dengan Konsep Property Syariah
Silahkan baca artikel saya sebelumnya tentang investasi property syariah. Sebenarnya saya sudah mulai mengkampanyekan berinvestasi yang berbasis syariah, walau mungkin belum terlalu lengkap bahasan saya.

Diterbitkan oleh Ais elkirami

Ais elkirami adalah seorang blogger yang perduli dengan nilai-nilai sosial sebuah kehidupan masyarakat. Konsisten dalam menulis, dan siap belajar dari siapa pun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *