Dollar Naik Lapangan Kerja Semakin Sulit

Dollar Naik Lapangan Kerja Semakin Sulit

Dollar Naik Lapangan Kerja Semakin Sulit.- Pada komentar kita kali ini bukan untuk menyalahkan siapa-siapa, namun lebih tepatnya kembali mencerminkan diri kita masing. Kita hanya ingin mengajak semua elemen bersimpati dan berempati kepada semua orang yang merasakan dambak-dambak dari kemerosotan perekonomian dalam negeri kita.

Dolar naik itu bukan kabar hoax yang kebenaran nya masih simpang siur, tidak perlu kita takut mengatakan bahwa itulah kenyataan nya. Sementara sebab dan akibat dari kenaikan dollar adalah opini publik yang mungkin akan berbeda dan terjadi silang pendapat antara satu sama lain. Dalam sebuah opini tidak ada salah dan benar, namun baiknya akan menjadi pertimbangan kita bersama.

Bapak/Ibu yang saya hormati…

Pasang surut dalam kehidupan adalah lumrah, namun jangan sampai kita terlalu berlarut-larut dalam ketidak-pastian, atau diam seolah berusaha mengamini begitu saja keterpurukan kita dalam pasang surut tersebut. Jika kita melihat ada sisi negatif nya maka marilah kita merapatkan barisan melakukan apa yang bisa kita lakukan untuk mendapatkan hasil yang terbaik. Bahkan itulah inti perjuangan sebenarnya.

Kurs Dollar Terbaru

Naik dollar, menurun-nya daya beli masyarakat, sulitnya lapangan kerja, dll adalah bagian rangkaian yang saling bertautan dan terhubung, sehingga sebenarnya sulit bagi kita menentukan dengan pasti apa penyebabnya.

Indonesia Tidak Kekurangan Orang Pintar Dalam Menciptakan Kondisi Perekonomian Yang Kuat.

Indonesia adalah sebuah negara besar yang didalamnya ada manusia-manusia potensial yang sebenarnya bisa digerakan untuk menciptakan sebuah kekuatan, termasuk kekuatan ekonomi dalam negeri. Hanya saja mau atau tidak?.

Jika kita mau, maka sebenarnya yang harus kita lakukan adalah membangun sebuah sistem kehidupan sosial masyarakat yang akan mendukung kekuatan tersebut. Jangan lagi masyarakat kita dijebak dalam kehidupan yang memiliki ketergantungan kuat dengan luar. Kita manusia memang makhluk sosial dan membutuhkan orang lain, namun saat kehidupan kita terlalu ketergantungan maka apa yang bisa diharapkan kedepan nya. Bahkan seekor burung pun akan diajari oleh induknya untuk hidup mandiri tanpa ketergantungan untuk bisa bertahan hidup.

Begitu juga sebuah negara, kita adalah masyarakat dunia yang saling membutuhkan. Namun jangan sampai ketahanan nasional kita memiliki ketergantungan dengan orang lain. Berdikari (berdiri diatas kaki sendiri) harus segera diwujudkan untuk menuju negara yang benar-benar merdeka, merdeka segi ekonomi, pendidikan, kesehatan, budaya dan sosial, dll.

Kenapa Dollar Begitu Berpengaruh Dengan Kehidupan Ekonomi Dalam Negeri?.

Padahal mata uang kita (Rupiah) adalah mata uang kita sendiri. Lalu kenapa dollar begitu mempengaruhi kehidupan dan ketahanan ekonomi dalam negeri?. Saya rasa karena kita memang memiliki keterkaitan secara langsung atau tidak dengan dollar, dan keterkaitan itu begitu dominan.

Kebutuhan impor kita masih sangat kuat, hutang luar negeri kita yang rata-rata menggunakan dollar juga sangat besar. Mau bagaimana lagi, saat dollar mengalami kenaikan maka rupiah akan dirugikan.

Dollar Naik Lapangan Kerja Semakin Sulit

Perdagangan kita mengalami depesit untuk tahun 2018, setidaknya berdasarkan laporan BPS hingga bulan Agustus lalu. Masih lebih tinggi impor dibandingkan ekspor. Kalau ekspor kita dominan kuat mungkin tidak menjadi masalah, karena secara tidak langsung kita mendapatkan keuntungan. Namun bagaimana jika impor yang dominan, maka itulah yang terjadi dalam negeri kita. Naiknya sejumlah harga barang karena mengikuti kurs dollar menjadi sebuah keniscayaan

Genjut Wiraswasta dan Usaha Kerakyatan, Perkecil Ketergantungan Kita Dengan Luar.

Usaha Kerakyatan Dan Wirausaha

Ada satu hal yang sangat kita sayangkan, yaitu lebih dominan nya kekuatan ekonomi yang masih dikuasai oleh korporasi. Bisa kita lihat bagaimana status buruh dan karyawan masih terlalu dominan dalam kehidupan masyarakat kita. Apalagi jika perusahaan-perusahaan korporasi tersebut dipegang oleh pemilik modal luar. Rakyat kita nasibnya dipertaruhkan ditangan para pemilik modal dan perusahaan-perusahaan besar.

Yang jika terjadi gunjang-ganjing ekonomi dunia, berakibat langsung dengan perusahaan besar tersebut maka rakyat kitalah yang jadi korban paling mengenaskan. PHK bisa jadi ancaman, pengangguran bisa menjadi warna negeri, naiknya harga barang tidak dibarengi dengan naiknya gajih/upah buruh.

Sudah saatnya siapapun penguasa negeri ini mengarahkan masyarakatnya menjadi pelaku usaha kerakyatan dan berwirausaha secara mandiri. Aturan harus dibuat berpihak kepada mereka. Arahkan masyarakat kita menjadi pelaku usaha yang menciptakan lapangan pekerjaan, minimal untuk dirinya sendiri atau untuk orang lain jika memungkinkan.

Dengan begitu perlahan tapi pasti kekuatan ekonomi kerakyatan akan tumbuh menjadi kekuatan ekonomi nasional. Dimana gunjang-ganjing ekonomi dunia tidaklah begitu berpengaruh untuk ketahanan ekonomi dalam negeri.

Diterbitkan oleh Ais elkirami

Ais elkirami adalah seorang blogger yang perduli dengan nilai-nilai sosial sebuah kehidupan masyarakat. Konsisten dalam menulis, dan siap belajar dari siapa pun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *