Bocah asal Amerika Ini Juga Tertidur Selama 11 Hari

Hal menakjubkan terkadang ada di sekitar kita, dari hal yang biasa sampai hal yang luar biasa.

Kumparan.com,- Cerita Siti Raisa Miranda atau akrab disapa Echa yang tertidur pulas selama 13 hari menghebohkan publik. Remaja asal Banjarmasin itu tertidur pada Selasa (10/10) dan baru terbangun dua minggu kemudian.
Orang tua Echa sempat membawa putrinya ke dokter saraf dan ahli kejiwaan, namun para dokter belum memberikan kesimpulan terkait kondisi yang dialami oleh perempuan berusia 13 tahun itu.

Bukan hanya Echa, ternyata kondisi serupa juga dialami oleh bocah asal Kentucky, Amerika Serikat, yang bernama Wyatt Shaw. Wyatt Shaw (7) tertidur lelap dan baru bangun 11 hari kemudian.
Dikutip foxnews dari laporan WRDB, sebelum tertidur lelap, Wyatt menghadiri pesta pernikahan kerabatnya pada awal Oktober.
“Dia (Wyatt) baik-baik saja, dia berdansa sepanjang malam” ujar nenek Wyatt, Rhonda Thompson, kepada The News-Enterprise.
Keesokan harinya, ibunda Wyatt, Amy Shaw menyadari ada sesuatu yang salah saat hendak membangunkan putranya itu. Wyatt mengeluh sakit perut dan pusing kepadanya.

“Aku mencoba membangungkannya, namun dia terjatuh. Aku teriakan namanya, ‘Wyatt, Wyatt, Wyatt!’ tapi dia malah terjatuh lagi dan tertidur,” kata Amy.

Amy kemudian membawa putranya ke dokter lalu dirujuk ke Norton Children’s Hospital di Louisville dan tertidur selama 10 hari disana. Dokter awalnya menduga kondisi Wyatt disebabkan oleh bakteri atau virus.

Random Post
1 of 5

Wyatt akhirnya diberi obat yang biasa digunakan untuk mengobati kejang hingga akhirnya bisa terbangun. Namun pihak rumah sakit masih belum mengetahui apa yang menyebabkan Wyatt terjatuh dan tertidur lelap. Dilaporkan bahwa Wyatt juga mengalami gangguan pada saat berjalan dan berbicara.
“Mereka (Dokter-dokter) bilang, ‘Kami mungkin belum mengetahuinya, namun kami akan memperlakukannya seperti rehab untuk membuatnya lebih baik,” jelas Amy.

Belum diketahui secara pasti apa yang menyebabkan Wyatt dan Echa dapat tidur selama berhari-hari. Namun, terdapat sebuah penyakit bernama Kleine-Levin Syndrome atau KLS yang membuat penderitanya bisa tertidur dalam jangka waktu yang lama. Penyakit ini tergolong langka dan masih belum diketahui penyebabnya.

Memang banyak hal yang mungkin oleh kita hal yang mustahil namun kenyataan nya justru memang terjadi, termasuk apa yang di alami bocah asal Amerika di atas.

Di kutip dari : Kumparan.Com

Leave A Reply

Your email address will not be published.