Alasan Kenapa Anda Harus Berikan Adik Pada Anak Anda

Berikan adik kepada anak anda, agar dia bisa lebih hidup dengan memiliki teman sepermainan dan belajar dari pengalaman.

Bersosial media itu menyenangkan, bahkan mungkin bermanfaat jika misalkan kita bisa sedikit mengambil manfaat nya. Orang bilang “bijak dalam bersosial media”. Penulis tidak ingin mengajari anda, hanya sekedar berbagi cerita sedikit kepada pembaca tulisan ringan yang ada di halaman blog kecil saya.

Ada juga orang tua yang merasa kurang enak atau belum siap memiliki momongan kecil karena anak mereka di anggap masih terlalu kecil. Ya nggak papa juga sebenarnya, apalagi alasan nya juga cukup kuat. Nunggu lebih besar dikit, baru di tambah begitulah.

Bukan ingin membuat alasan kontroversi, namun mungkin beberapa alasan kenapa anak-anak kita harus diberikan adik ini bisa saja menjadi perbandingan kita.

  1. Jika kita berikan anak kita seorang adik, mereka akan tumbuh dan akan berkembang tanpa harus ada rasa sepi. Mereka punya teman tempat berbagi perasaan, mengadu masalah, bertukar pikiran karena memang umurnya tidak terlalu jauh terpaut dengan jarak.
  2. Antara satu sama lain (kakak & adik) bisa saling berbagi pelajaran hidup. Itu akan menjadi sebuah pengalaman hidup yang mungkin akan membentuk sebuah karakter.
  3. Hidup kakak beradik di sebuah rumah dengan atap yang sama seperti mempunyai teman sepermainan yang akan tumbuh besar bersama.
  4. Bagi kakak atau adik, memiliki abang/kakak ataupun adik bermakna mereka senantiasa mendapatkan hiburan gratis. Ada banyak aktivitas yang bisa mereka lakukan bersama, walau di rumah sekalipun.
  5. Salah satu dampak positifnya kakak beradik adalah menciptakan sifat melindungi dan menjaga antar satu sama lain. Dan itu akan semakin tumbuh hingga ada rasa saling memahami antara kakak dan adiknya.
  6. Saaat mereka tumbuh bersama, ada satu sisi lain yang mereka dapatkan. Misalkan bagaimana antara kakak dan adik akan terikat dengan ikatan yang kuat karena mereka terbiasa saling berbagi antara satu sama lain, seperti: makanan, pakaian, tempat tidur, dan permainan dll.
  7. Hidupnya lebih punya warna. Mungkin mereka akan saling berantem kemudian baikan lagi. Mungkin mereka akan berebut satu hal, namun kemudian mereka akan saling berbagi. Jadilah kehidupan yang penuh pengalaman, warna, dan sedikit pelajaran yang akan dibawanya hingga dewasa nanti.

Tentunya banyak alasan-alasan kenapa mereka harus diberikan saudara. Dalam kehidupan pisikologinya tentunya akan sedikit berbeda dengan kehidupan tanpa saudara sepermainan, atau punya saudara yang jauh terpaut umurnya.

Mereka punya saingan dalam kehidupan nya. Namun memang kembali kepada pola pendidikan anak dalam keluarga. Penulis sendiri memili saudara 6 bersaudara. Semua saudara penulis laki-laki semua, yang antara satu sama lain terpaut 3 tahun.

Pengalaman masa kecil penulis mengajarkan juga sebagai bagian dari pengalaman hidup. Penulis besar dan bermain dengan salah satu abang penulis di sekolah dasar, kemudian juga besar dengan seorang adik.

Leave A Reply

Your email address will not be published.