2019 Ganti Presiden, Siapa Yang Cocok Jadi Lawan Tanding Jokowi

Prediksi Menjelang Pilpres 2019, Pertarungan Antara Elit Politik Untuk Mendapatkan Suara Rakyat.

Pergerakan kampanye dalam upaya mengganti presiden di tahun 2019 semakin masif berjalan di media sosial, bahkan belakangan pergerakan dari kalangan yang menghendaki adanya pergantian presiden mulai masuk ke dunia nyata. Suara yang awalnya masih malu-malu bersembunyi dibalik media sosial dengan akun anonim kini mulai berani mengingat masa-masa kampanye sebentar lagi akan digelar secara terbuka.

Hanya saja masih ada pertanyaan “Siapa kah yang akan melawan Jokowi sebagai petahana?”.

Banyak nama yang tampil diprediksikan oleh sejumlah kalangan. Dari nama Probowo, Jenderal Gatot mantan Panglima TNI, hingga TGB. Namun hingga sampai tulisan ini diterbitkan belum juga admin menemukan siapa-siapa saja yang akan maju sebagai capres dan cawapre yang bakal menantang petahana.

Bagaimana opini admin? Sekali lagi ini hanya sebuah opini belaka, sebuah opini dari kami rakyat jelata yang tidak ada kepentingan politik sama sekali.

Rakyat inginkan pemimpin yang mampu memimpin.

2019 Ganti Presiden, Siapa Yang Cocok Jadi Lawan Tanding JokowiJika kita melihat secara perlahan dengan hati dingin sebenarnya rakyat memang haus akan sosok kepemimpinan yang mampu memimpin, bukan seorang pemimpin yang hanya mampu menjalankan roda kepemerintahan. Sosok pemimpin yang dicintai, dihormati, dan sekaligus disegani oleh rakyatnya sendiri.

Sebagai negara yang besar dengan jumlah penduduk ratusan juta, maka tentu wajar jika pemikiran yang bermacam-macam menjadi keniscayaan. Bukan hal aneh jika banyak pemikiran yang mungkin antara satu sama lain saling bertabrakan. Karena itulah pentingnya sosok pemimpin yang disegani, bukan hanya dicintai. Dicintai tanpa disegani itu bisa saja menjadi kebablasan, karena bagaimana pun juga tidak akan ada semua yang mencintai. Selalu ada dua pihak yang saling bersebarangan, karena itu sosok dicintai harus seimbang adanya sosok disegani agar jalannya tetap harmonis.

Idealnya pemimpin Indonesia adalah sosok pemimpin yang disegani, namun juga dicintai. Mungkin akan sulit menemukan sosok lengkap begitu, makanya akan sangat ideal jika pasangan yang akan maju di pilpres nanti saling melengkapi.

Asumsinya adalah:

Jika Pak Jokowi adalah sosok yang dicintai rakyat, maka pendamping beliau harusnya adalah sosok yang disegani. Jika Pak Probowo maju pilpres sebagai sosok yang disegani, maka sosok yang harus mendampingi beliau punya image dicintai oleh rakyat. Jika misalkan Pak Gatot maju sebagai capres sebagai sosok yang disegani, maka idealnya calon wapres beliau juga sosok yang dicintai.

Random Post
1 of 7

Basis Kekuatan Politik.

Pertanyaan nya siapa? Tentu bukan hal mudah menjawabnya. Mungkin kita menemukan sejumlah tokoh ideal, namun sistem perpolitakan di negara kita belum tentu mendukung. Apalagi jika sejumlah partai masih mengandalkan ego untuk memajukan tokoh kader mereka.

  1. Pasangan Gatot – TGB mungkin ideal dari militer dan sipil, namun mereka bukan petinggi partai, sehingga harus ada kerendahan hati tokoh elit politik partai jika ingin mereka di pasangkan.
  2. Pasangan Probowo – Aher, mungkin pasangan dari kalangan partai, namun akan ada keterbatasan dukungan. Mengingat tokoh-tokoh tersebut juga tidak menembus semua lapisan masyarakat.
  3. Pasangan Probowo – Yusril juga pasangan dari kalangan elit partai, mungkin memiliki basis kekuatan sendiri-sendiri, namun mampukah pasangan ini menembus beberapa lapisan di kalangan rakyat sebagai pemilih.
  4. Prabowo – TGB akan membutuhkan kesediaan Partai Demokrat mengingat TGB adalah kader Demokrat, namun mungkin kah? Mengingat di Demokrat juga ada AHY.

Sejauh ini untuk kita pahami setidaknya ada sejumlah kekuatan partai yang digadang-gadang akan berhadapan dengan petahana, di antaranya; Gerindra, PKS, PAN, dan PBB. Sementara dari pihak petahana ada; PDIP, Nasdem, Hanura, PKB, PPP, dan Golkar. Sementara Demokrat masih terlihat abu-abu dalam menentukan sikap.

Sementara itu ada sejumlah partai baru yang sejauh ini belum terlihat basis kekuatan nya, sehingga disini admin tidak membahasnya lebih dahulu. Bukan meremehkan kekuatan mereka, namun karena kita memang belum bisa membaca kekuatan mereka. Bisa saja mereka lahir dan menjelma menjadi sebuah kekuatan besar, atau sebaliknya.

Daftar Nama Tokoh Politik Yang Namanya Sedang Naik.

  1. Joko Widodo atau Pak Jokowi ( PDIP ).
  2. Prabowo Subianto ( Gerindra ).
  3. Gatot Nurmantyo ( Tokoh Militer Non Partai ).
  4. TGB atau Tuan Guru Bajang, atau KH.Muhammad Zainul Majdi ( Kader Demokrat ).
  5. Hidayat Nur Wahid ( PKS ).
  6. AHY atau Agus Harimurti Yodhoyono ( Demokrat )
  7. Muhammad Romahurmuziy ( PPP ).
  8. Cak Imin atau Muhaimin Iskandar ( PKB ).
  9. Aher atau Ahmad Heryawan ( Kader PKS ).
  10. Rizal Ramli ( Mantan Menteri Negara Koordinator Bidang Perekonomian ).

Setidaknya 10 nama tersebut cukup populer dikalangan masyarakat. Bukan berarti nama lain kurang populer, ada nama Puan Maharani, Fadli Zon, dll. Namun nama-nama tersebut sejauh ini belum ada yang mengaitkan dengan pencapresan atau cawapres 2019. Namun, bukan berarti nama-nama tersebut mustahil dicalonkan atau tidak mungkin bersaing.

Baca Juga : Asal Bukan Jokowi.

Menarik untuk kita amati perkembangan perpolitikan menuju tahun 2019 mendatang, siapa kah kira-kira yang akan muncul menjadi pasangan capres & cawapres yang akan bertarung nanti.

Leave A Reply

Your email address will not be published.